Game DotA 2 : Sejarah dan Gameplay

Game DotA 2 (Defends of the Ancients 2)  adalah sebuah game yang dirilis pada tahun 2013 oleh Valve corporation, dota 2 merupakan game ber-genre MOBA atau bisa juga dikenal dengan Arts (Action-realtime strategy). Game ini salah satu game yang paling banyak dimainkan oleh para gamer, hingga sering diperbincangkan dalam keseharian. DotA 2 juga memiliki turnamen besar dan bergengsinya sendiri yaitu The International.

Nah, di sini kami akan membahas tentang DotA 2 lebih dalam, sedalam-dalamnya dari sejarah sampai gameplay DotA 2 itu sendiri. Simak sebagai berikut ya!

SEJARAH DOTA 2

Sebagai game MOBA/Arts, DotA 2 memiliki sejarah yang sangat panjang sekali. Mungkin karena perjalanannya yang panjang itu DotA 2 yang dikerjakan dengan usaha dan kerja keras yang gigih. Pada akhirnya DotA 2 mendapat pujian dari berbagai kalangan karena kualitasnya yang tak perlu lagi diragukan.

Perjalanan awal mula karakteristik game DotA 2 dimulai pada tahun 2002. Seorang modder atau bisa dibilang pemodifikasi membuat sebuah map custom yang berasal dari game Starcraft. Game ini dirilis oleh Blizzard Company. Modder yang membuat map custom ini adalah Aeon64. Map custom ini bernama Aeon of Strife(AoS).

Pada 2003, Blizzard company kembali merilis World of Warcraft 3. Seorang Modder bernama Kyle Sommer a.k,a Eul membuat mod dari game tersebut. Muncul lah sebuah permainan baru dengan konsep yang sama seperti Aeon of Strife yang dibuat oleh Aeon64 yaitu. Eul memberi nama Map tersebut dengan Defends of the Ancients (DotA)

Setelah blizzard, merilis World Of Warcraft III:Frozen Throne, dengan beberapa fitur baru bagi Map’s Modder. Tetapi Eul tidak melanjutkan skenario update untuk map buatannya tersebut. Akhirnya modder yang lain mengembangkan dan menambahkan Hero-hero baru, item, dan beberapa fitur. Dari semua macam variasi Dota yang di kembangkan dengan berbasis sknario map yang dibulat oleh Eul. Terdapat DotA yang populer, dengan menyatukan hero-hero terkenal dan item-item kedalam satu map.

Nama permainan  DotA itu adalah DotA:All stars, yang dikembangkan oleh seorang pemodifikasi bernama Meian dan Ragn0r. Maret 2004, Guinsoo mengambil alih map tersebut dan mengembangkan DotA:All stars. Dan pada Februari, 2008, Guinsoo mengumumkan bahwa dia berhenti untuk mengembangkan DotA.

Pekerjaan ini diserahkan kepada Icefrog. IceFrog membuat forum untuk para player berkontribusi untuk memberi ide dan masukan tentang DotA:All Stars. IceFrog juga turut membuat Spawn-monsters(creeps) yang dikontrol oleh Artificial Intelligence. Di tangan dingin si katak es, DotA:All Stars menjadi sangat begitu populer. Tercatat pada Mei, 2009 ada 1.500.000 user yang memainkan DotA:All Stars.

Dengan kepopuleran DotA itu, salah satu perusahaan developer yang juga membuat platform Steam yaitu Valve tertarik dengan mengirim email kepada Icefrog. Valve mengajak Icefrog untuk membuat sekuel DotA. Dan Icefrog diperkerjakan sebagai pemimpin pengembang dalam proyek sekuel DotA tersebut. Pada Oktober 2009, Icefrog mengumumkan posisinya dalam Valve melalui blog pribadinya. Setelah itu lahirlah DotA 2 yang kita kenal sekarang.

GAMEPLAY DOTA 2

Game ini dimainkan dengan multiplayer secara online. Dalam satu permainan terdapat 10 pemain yang dibagi menjadi 2 tim yaitu 5 vs 5. DotA 2 termasuk game yang lumayan kompleks karena banyaknya hero-hero dengan masing-masing hero memiliki kemampuan yang berbeda. Hero-hero tersebut terbagi dalam 3 jenis yaitu Strength, Agility, hingga Intelligence.

Dalam satu pertandingan setiap tim ada berposisi sebagai hero carry dan hero support. Hero carry adalah hero yang pada awalnya tidak begitu sakit dan lembek, tapi pada saat waktu game berjalan agak lama ia akan menjadi kuat dan sangat sakit jika serangannya terkena musuh. Sedangkan support, adalah hero-hero membantu sang carry agar cepat jadi.

Jadi dalam arti semua item core sang carry sudah terbuat. Hero-hero support juga kebanyakan adalah Hero-hero disable walaupun tak semua. Maksimal level hero ketika mendapat exp adalah 25. Setiap naik level, sang hero dapat membuka ability yang lain. untuk menaikkan level hero kalian, kalian harus melakukan farming last hits pada creeps/monster atau juga pada Monster yang berada di hutan map DotA 2.

Ability yang  sangat sakit jika terkena musuh sering disebut dengan “ultimate”. Untuk mengeluarkan sebuah ability memerlukan “mana”, yang bertambah secara perlahan jika berkurang. Menggunakan ability juga membuat ability tersebut tak bisa digunakan dalam beberapa detik, hal ini dinamakan “Cooldown”. Sama halnya Jika heromu mati, kamu harus menunggu beberapa detik “cooldown” hingga akhirnya heromu hidup kembali.

Kedua tim dibagi menjadi 2 daerah, yaitu radiant dan dire. Base masing-masing tim terdapat di ujung map. Kedua tim dipisahkan oleh sebuah sungai. Dalam Map DotA juga terbagi menjadi 3 jalur, yaitu atas, tengah dan bawah. Creeps/monster muncul dalam jalur-jalur tersebut. Daerah kedua tim terdiri 1 secret shop dan 1 shop biasa. jika ingin membeli item, item akan diantarkan oleh kurir. Setelah item jadi kalian diharuskan untuk menyuruh kurir untuk mengantarkan item tersebut.

Di pertandingan DotA 2, setiap tim diharuskan menghancurkan “Ancient” musuh. Dan masing-masing tim diharuskan menjaga agar “Ancient” tersebut tidak hancur. Setiap tim dibantu oleh Creeps/monster kecil yang muncul secara otomatis dan digerakkan oleh komputer.

Begitulah, Sejarah dan gameplay dari Game DotA 2, terimakasih telah menyimak!

Tags

pongo

Video gaming creators, part time streamer, dan yang pasti gamer.
Back to top button